Cristiano Ronaldo : Anti Rokok, Alkohol dan Tattoo

Jika ada sebuah pertanyaan tentang siapa pemain bola yang memiliki tingkat kesehatan paling tinggi saat ini, tentu sangat mudah menjawabnya. Ya, siapa lagi kalau bukan Cristiano Ronaldo, pemain kunci baik bagi Real Madrid maupun timnas Portugal. Ronaldo memang dikenal sebagai sosok pemain yang paling peduli pada kesehatan, bukan hanya dirinya saja, namun juga dirinya peduli pada kesehatan dan kesejahteraan orang lain.

Ronaldo memang memiliki latar belakang sebagai orang eropa-latin yang sangat menyukai pesta dan segala seluk beluk di dalamnya. Akan tetapi itu bukan berarti membuat Ronaldo terlarut dengan gaya hidup semacam itu. Dari awal dirinya meniti karir sepakbola  profesionalnya hingga saat ini, CR7 tetap konsisten dengan prinsip hidupnya yang tidak ingin bersentuhan dengan hal yang berbau rokok, alkohol dan juga tattoo.

Mungkin kita bisa menerima jika itu tentang rokok dan alkohol, karena memang sudah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa itu bahaya bagi kesehatan. Akan tetapi tattoo? Apakah tattoo juga mebahayakan bagi kesehatan? Mungkin akan ada banyak pro kontra dengan pertanyaan ini. Akan tetapi secara pribadi Ronaldo mengatakan bahwa alasannya tidak ingin ditattoo adalah karena Donor Darah. Mengapa demikian?

Takut Tak Bisa Donor Darah, Ronaldo Enggan Bertato

Badan Ronaldo yang bersih dari Tattoo

Badan Ronaldo yang bersih dari Tattoo

Bukan rahasia lagi bagi kita semua melihat Cristiano Ronaldo sebagai sosok yang sangat peduli terhadap sekitar. Kapten tim nasional Portugal tersebut memang tidak pernah absen dalam kegiaan-kegiatan sosial. Bahkan banyak yang menyematkan gelar bagi Ronaldo sebagai pemain paling peduli dengan sesama. Apakah kalian semua masih ingat ketika Ronaldo mengangkat anak seorang korban Tsunami Aceh yang bernama Martunis?

Kemurahan hati Ronaldo tidak berhenti sampai disitu, menurut media setempat Cristiano Ronaldo juga tidak pernah absen untuk mendonorkan darahnya. Terhitung sudah 6(enam) tahun lamanya Ronaldo mendonorkan darahnya secara sukarela. Bahkan pemain kelahiran Madeira, 5 Februari 1985 tersebut juga dengan giat mengkampanyekan agar anak muda mau untuk mendonorkan darahnya.

Rupanya Ronaldo sangat berkomitmen untuk menyumbangkan darahnya, sebab menurutnya kebutuhan darah di dunia sangat dibutuhkan. Berapa banyak orang yang bisa meninggal karena ketiadaan stock darah di rumah sakit saat sang pasien membutuhkan. Untuk itulah, Ronaldo sangat tidak ingin jarum tattoo menyentuh tubuhnya agar dirinya bisa tetap mendonorkan darahnya tanpa takut terlular penyakit.

Memiliki Tattoo Berarti Tidak Boleh Donor Darah

Badan yang bersih dari tattoo merupakan salah satu syarat yang dipenuhi jika ingin mendonorkan darah

Badan yang bersih dari tattoo merupakan salah satu syarat yang dipenuhi jika ingin mendonorkan darah

Masih banyak yang masih belum mengetahui hubungan antara Tattoo dengan Donor Darah. Bahkan mugkin belum banyak yang sadar apabila Cristiano Ronaldo tidak menyebutkan bahwa dirinya tidak ingin ditato karena takut tidak bisa mendonorkan darah lagi. Hal ini pun banyak menimbulkan pro dan kontra tentang bolehkah orang yang bertato melakukan donor darah.

Menanggapi tentang masalah ini, Ketua PMI Kota Bekasi, Suharto mengatakan bahwa siapapun boleh jika ingin mendonorkan darahnya. Akan tetapi, mereka (pendonor) perlu mengetahui kriteria yang haru dipenuhi jika ingin mendonorkan darahnya. Salah satu syarat diperbolehkannya seseorang untuk mendonor yaitu orangtersebut tidak boleh memiliki tato di bagian tubuhnya.

“Iya, bagi orang bertato tidak diperbolehkan mendonorkan darah. Mengapa demikian? Karena mayoritas orang bertato darahnya cenderung sudah ada kontaminasi dari jarum tato itu sendiri,” ungkap Suharto.

Jadi sekarang jelas sudah mengapa Ronaldo menginginkan tubuhnya tetao bersih dari tattoo. Pemain peraih Ballon d’Or tahun  kemarin tersebut hanya ingin terus bisa memberikan kontribusi pada masyarakat, bahkan jika harus lewat darahnya sekalipun.