Diet dan Latihan Jika Ingin Seperti Messi

Lionel Messi si Alien

Lionel Messi si Alien

Dunia sepakbola diramaikan oleh dominasi dua pesepakbola terbaik selama hampir satu dekade ini. Siapa lagi kalau bukan sosok Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Jujur saja, rivalitas dua pemain ini memang belum bisa digeser dengan siapapun hingga saat ini. Meski kini dunia sepakbola juga diramaikan dengan sejumlah talenta muda yang baru bersinar.

Level permainan yang ditunjukan Ronaldo dan Messi sukses menyihir jutaan penikmat sepakbola di seluruh dunia. Mereka berdua berhasil menetapkan standar yang begitu tinggi dalam segala hal di sepakbola. Tidak sedikit generasi muda sepakbola yang terinspirasi oleh kehebatan dua sosok pemain luar biasa ini. Apalagi oleh sosok Lionel Messi yang secara skill bisa dibilang sangat ajaib.

Jika kita bertanya pada pemain sepakbola amatir “Ingin seperti siapa nanti kalian?”, maka sangat jelas jawaban mereka yaitu, ingin menjadi sosok pemain seperti La Pulga. Bagaimana tidak, skill yang sangat fantastis cenderung di luar nalar manusia normal, siapa yang tidak menginginkannya? Namun tentu saja, untuk menjadi sosok pemain seperti Messi dibutuhkan usaha yang tidak mudah.

Messi Mengalami Gangguan Hormon

Messi pada awal-awal masa karirnya di Barcelona

Messi pada awal-awal masa karirnya di Barcelona

Lionel Messi memang berhasil menjelma menjadi sosok pemain dengan kemampuan yang sangat luar biasa. Memiliki dribel dan penguasaan bola yang tidak masuk akal, Messi kerap kali membuat para lawannya frustasi. Belum lagi naluri mencetak gol dan kemampuan membuka peluang bagi rekan setim yang sangat fantastis, Messi merupakan sosok pemain yang bisa dibilang sempurna.

Namun apakah anda tahu sebelumnya bahwa Messi ternyata memiliki semacam penyakit? Yap, pada masa-masa awal karirnya Messi memang dikabarkan memiliki penyakit semacam gangguan hormonal pada dirinya. Penyakit ini membuat ayah dari Thiago dan Mateo Messi ini divonis tidak bisa tumbuh normal secar fisik. Terbukti pada saat itu Messi memang terlihat lebih mungil jika dibanding pemain lainnya.

Penyakit yang menyerang Messi pada saat itu adalah Defisiensi Hormon Pertumbuhan atau Growth Hormone Deficiency (GHD). Gangguan hormonal inilah yang membuat Messi sulit untuk tmbuh tinggi. Messi kekurangan jumlah GH dibuat oleh kelenjar hipofisis, sebuah kelenjar kecil di otak. Inilah yang membuat tinggi badan Messi pada saat awal karirnya hanya mentok di 169 cm.

Terapi Hormon dan Pola Makan Atasi Masalah Messi

 

Penampilan Messi sekarang yang semakin macho dengan Brewok

Penampilan Messi sekarang yang semakin macho dengan Brewok

 

Untuk mengatasi masalah yang dialami Messi, pihak klub pun memberikan pengobatan bagi aset terbesarnya tersebut. Barcelona memberikan terapi hormon bagi Messi agar bisa mengalami pertumbuhan badan yang normal demi menunjang karirnya.

Hasilnya, berangsur-angsur kondisi Messi mengalami perkembangan. Fisik Messi yang pada awaknya bisa dibilang cukup lemah, kini mampu bersaing dengan barisan pertahanan lawan. Kemampuan sepakbola Messi pun semakin sempurna dan bisa disetarakan dengan kemampuan sekelas dewa.

Dalam sebuah wawancara, seorang dokter nutrisi asal Italia, Giuliano Poser menyebutkan bahwa performa Messi kembali cemerlang berkat perubahan pola makan yang dilakukan sang pemain secara drastis. Penurunan performa sang bintang diduga akibat kegemarannya memakan junk food semacam pizza.

“Usai gagal membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2014. Leo menyadari sesuatu bahwa dirinya harus mengubah pola hidup demi meningkatkan performanya di lapangan. Dan hasilnya, kini dia terlihat bertambah kuat,” tutur Poser kepada media setempat.

“Messi telah mengubah pola makannya dengan tidak mengonsumsi makanan olahan dan menggantinya dengan makanan yang lebih sehat dan bernutrisi seperti buah-buahan, sayuran, ikan, dan minyak zaitun,” tambah pria asal Italia tersebut.