Siapa Striker United Musim Depan?

Manchester United telah melakukan belanja fantastis dengan mendatangkan Paul Pogba musim lalu. Sempat menghuni skuad United pada usia muda, Pogba diboyong kembali dari Juventus dengan nilai transfer menembus Rp. 1,5 triliun. Meskipun menggemparkan dunia lewat transfer Pogba tersebut, musim ini The Red Devils hanya mampu finish di urutan 6 Liga Premier Inggris.

Terkendala sanksi Atletico, United gagal boyong Griezmann

Terkendala sanksi Atletico, United gagal boyong Griezmann

Prestasi ini memaksa Jose Mourinho untuk bebenah menjelang kompetisi musim 2017-2018. Sejumlah nama pun telah dikaitkan dengan klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut seperti Antoine Griezmann. Penyerang Atletico Madrid tersebut memang kerap disebut-sebut akan merapat ke kota Manchester. Namun tampaknya kabar tersebut hanya akan menjadi angin lalu bagi para Manchunian.

Ini dikarenakan sanksi larangan transfer yang dikenakan kepada rival sekota dari Real Madrid tersebut. Pengadilan Arbitrase Spanyol menghukum Los Rojiblancos dengan melarang segala bentuk kegiatan transfer pemain mereka musim ini. Hal ini tentu membuat Atletico tidak bisa melakukan segala aktivitas transfer, baik itu menjual ataupun membeli pemain. Lalu bagaimana nasib lini depan United musim depan?

United Tidak Tawarkan Perpanjangan Kontrak Ibra

Belum selesai memikirkan siapa penyerang yang akan mengisi barisan penyerangan Manchester United musim depan, kini timbul masalah baru. Pihak The Red Devils dikabarkan tidak akan memperpanjang kontrak striker gaek, Zlatan Ibrahimovic. Merapat ke Old Trafford pada 1 Juni 2016 lalu dengan status bebas transfer, kontrak Ibrahimovic akan segera habis pada 1 Juli tahun ini.

Rentan cedera, United pertimbangkan kembali perpanjang kontrak Ibra

Rentan cedera, United pertimbangkan kembali perpanjang kontrak Ibra

Sempat tampil jumawa dari awal hingga pertengahan musim, sepak terjang Ibra bersama Tim Setan Merah harus terhenti usai mengalami cedera dalam partai perempat final Europa League kontra Anderlecht. Cedera yang cukup parah tersebut memaksa Zlatan absen hingga musim 2016-2017 berakhir. Ini mengakibatkan pihak klub berpikir dua kali untuk menawarkan perpanjangan kontrak kepada striker berusia 35 tahun tersebut.

Terombang-ambing dengan kepastian nasib pemainnya, agen Ibrahimovic, Mino Raiola pun mulai memberikan kode kepada pihak Manchester United. Dalam sebuah wawancara, Raiola menyebutkan bahwa Ibra bahagia berada di Old Trafford. Secara tersirat Raiola pun juga menyampaikan kalimat yang bernada agar pihak klub bisa memperpanjang kontrak pria berkebangsaan Swedia tersebut.

“Di mana pun Ibrahimovic┬ámencetak gol, di sanalah dia akan bahagia. Jadi saya harap timnya juga merasakan hal yang sama,” ujar Raiola.

No Ibra, No Griezmann, Kesempatan Rashford Untuk Bersinar

Terancam tak punya striker musim depan, ini waktu Rashford bersinar

Terancam tak punya striker musim depan, ini waktu Rashford bersinar

Ketidakjelasan siapa yang akan menghuni barisan depan Manchester United musim depan tentu tidak selamanya merupakan kabar negatif. Bagi salah satu pemain, hal ini justru menjadi kesempatan emas untuk bisa mengisi posisi tersebut. Adalah Marcus Rashford yang mendapat durian runtuh menyusul kabar ketidakjelasan akan siapa striker utama United musim depan ini.

Seperti yang diketahui, Rashford merupakan salah satu talenta muda yang bersinar di sepanjang musim lalu. Memulai debutnya ketika United berada di bawah kepengurusan Louis van Gaal, Rashford kembali berhasil mencuri perhatian manajer Jose Mourinho ketika tiba di Manchester. Akan tetapi nama besar Ibra yang juga masuk berbarengan memaksa Rashford untuk bersabar demi mendapat tempat di skuad reguler.

Cedera yang menimpa Ibrahimovic merupakan berkah bagi Rashford untuk bersinar dan sang pemain pun berhasil melakukannya. Tidak heran pihak klub pun kembali mempertimbangkan pilihan antara memperpanjang kontrak Ibra, atau justru mulai memprospek Rashford sebagai striker utama United. Dengan ancaman cedera Ibra serta kegagalan mendatangkan Griezmann, mungkinkah musim 2017-2018 menjadi waktu Rashford untuk bersinar?